Archive for the ‘Semacam Budaya’ Category


Pengantar menuju Filologi

Ada banyak cara untuk mengetahui warisan kebudayaan atau warisan sastra yang terdapat di berbagai belahan dunia. Salah satu pendekatan yang biasa dipakai untuk meneliti sebagaimana yang dimaksud adalah menggunakan pendekatan filologis. Pendekatan ini menitikberatkan pada naskah dan teks sebagai objek kajian. Filologi dikenal sebagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan karya masa lampau yang berupa tulisan (Baroroh Baried). Disiplin ilmu ini muncul sejak abad ke-3 SM yang dicetuskan oleh Eratosthenes, karena adanya problem pembacaan terhadap karya-karya peninggalan Yunani kuno sekitar abad ke-8 SM, yang diakibatkan oleh adanya berbagai persoalan berupa hilangnya beberapa bagian naskah, bahasa yang sudah berbeda konvensinya, tulisan tidak jelas lagi karena dimakan usia, adanya beberapa naskah hasil kopian yang bervariasi, dan berbagai persoalan pembacaan lain yang muncul akibat tuanya naskah.

Filologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) adalah ilmu tentang bahasa, kebudayaan, pranata,dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat dalam bahan-bahan tertulis. Sedangkan filologis bisa diartikan mengenai atau berdasarkan,secara filologi. Sementara itu, menurut Sudardi (2001:1) pengertian filologi adalah suatu disiplin ilmu yang meneliti secara mendalam naskah-naskah klasik dan kandungannya. (lebih…)


Indonesia dihuni oleh berbagai suku bangsa yang memiliki sejarah, kebudayaan, adat istiadat, dan bahasa daerah. Kebudayaan yang ada ini memiliki ciri khas kenusantaraan yaitu Bhineka Tunggal Ika. Artinya, meskipun kebudayaan-kebudayaan daerah di kepulauan nusantara itu telah tumbuh dan berkembang sendiri-sendiri sesuai dengan kondisi alam geografisnya dan cenderung berbeda-beda, namun mereka tetap memiliki persamaan-persamaan dasar yang satu.

Kebudayaan-kebudayaan yang merupakan peninggalan masa lampau dapat berwujud fisik dan nonfisik. Kebudayaan yang berbentuk fisik adalah candi, prasasti, dan naskah lama yang biasa ditemukan dalam bentuk warisan kebudayaan. Adapun kebudayaan yang berbentuk nonfisik adalah nilai-nilai budaya, seperti tata karma, adat istiadat, norma-norma kehidupan, dan lain-lain.

Naskah tulisan tangan adalah salah satu bentuk warisan kebudayaan Indonesia yang kurang mendapat perhatian dari masyarakat dibandingkan dengan peninggalan-peninggalan klasik lainnya, seperti candi dan prasasti. Hal ini selain karena bentuk tampilan yang kurang menarik,juga disebabkan keberadaannya yang pada umumnya tersimpan di lemari-lemari penduduk dan museum, serta sulit mengetahui maknanya tanpa penelaahan dengan disiplin ilmu khususnya. Ilmu khusus yang dapat menelaah naskah tulisan tersebut yaitu ilmu filologi. Filologi dapat diartikan sebagai cinta pada ilmu dengan objek penelitiannya naskah. Tujuan filologi adalah untuk menemukan bentuk asal dan bentuk mula teks dan mengungkapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. (lebih…)