Mimpi Ke-3

Posted: Juli 25, 2009 in Mimpi-mimpiku
Tag:, , ,

Baiklah, dengan ingatan yang minim, meski saya belum sempat cuci muka, saya langsung menghidupkan emachines saya. Dengan harapan, apapun mimpi saya tadi malam, mudah-mudahan tidak cepat hilang.

Kali ini, kejadiannya berada di rumah kakakku, di Bengkulu. Di rumah itu, saya melihat ada istri kakak saya, Fifi, saya, dan Ari. Siang itu, Fifi mau belajar menulis. Dan secara kebetulan, saya yang akan menjadi pengajarnya. Di samping Fifi, duduk seseorang sambil mengenakan kain Sarung dan pakai baju pendek selengan. Ternyata, laki-laki bersarung itu adalah ayah Fifi. Ketika itu, ayah Fifi itu langsung mendiktekan beberapa kata dan selanjutnya ditulis oleh anaknya, Fifi. Katanya,” Ini Budi, tulis,Fi,” Perintahnya. Kemudian, Fifi pun menulis apa yang telah disebutkan ayahnya itu.

Selesai lah Fifi menulis,”ini Budi”, saya langsung angkat bicara dan menyuruh Fifi, bahwa, kalau mau belajar nulis, jangan hanya kata itu terus yang dipakai. Saya pun mengeluarkan kata kerja dari mulut saya,”memperhatikan” Selanjutnya, saya menyuruh fifi untuk menulisnya. Tapi, dari raut mukanya, terlihat rona ketidakmampuan untuk menuliskannya. Ia agak cemberut. Sepertinya, apa yang saya perintahkan, atau kata yang saya sebutkan, menurut fifi, agak susah. Fifi pun mencoba menggerakkan Pensilnya, tapi, gak jadi terus.

Tiba-tiba, dari balik jendela, Bunda, ibu Fifi terlihat mengeluarkan pendapatnya mengenai apa yang telah dilihatnya.”Fifi tu, kalo nulis, jangan dikasih dulu kata-kata yang berat, dia sukanya menulis cerita. Coba aja” Fifi pun, kemudian bersuara,”Ya, Fifi suka cerita, mang Cecep tu susah-susah ngasih kata-katanya” Ujarnya. Wah, bener, saya pun baru sadar, ternyata Fifi lebih suka nulis cerita daripada nulis kata-kata yang mendekati ilmiah apa yang telah terlanjur saya sebutkan.

Karena kecapean atau apa, Fifi pun langsung merebahkan tubuhnya di samping saya sebelah kiri. Terbalut di tubuhnya selimut. Sedangkan di samping kanan, ada seorang anak laki-laki sambil senyum-senyum. Setelah melalui penyelidikan, diketahuai, bahwa laki-laki itu adalah ponakan saya juga. Ari Kurniawan namanya. Ia pun ikut-ikutan tidur sebagaimana Fifi.”Ya, udah, Ari tidur di sini dulu,ya,” Ucap ayah Fifi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s