Nodailah..

Posted: Juni 15, 2009 in CATHAR
Tag:, ,

Saat ini, Buku Harianku harus tahu. Harus tahu bahwa aku sedang menodaimu. Karena kaulah yang memaksaku untuk berbuat itu. Kaulah yang memancing hasratku, sehingga kau ternoda. Ternoda tapi tak terhina.

Awalnya, aku tertarik padamu, karena senyummu yang merekah dan menggoda. Ibarat kau punya kekuatan, sehingga aku terhipnotis dan terlena. Perlu diingat, bahwa, sebelum aku mengenalmu, aku sungguh benci padamu. Penampilanmu yang sok kalem itulah awal benciku. Sekarang, masihkah rasa benci itu?

Seorang temanlah yang memperkenalkan antara kau dan diriku. Temanku, memberikan semacam nasehat kepadaku, supaya aku kenal denganmu. Kontan, aku terkejut mendengar ucapan teman itu. Dalam hatiku,”Untuk apa berteman dengannya?”. Apakah dia satu-satunya teman yang mengerti aku? Kebahagiaanku, apakah ada di tangannya?. Hatikulah yang selalu melontarkan pertanyaan seperti itu.

Sekarang, tidak, bahkan aku telah menodaimu.

Terakhir, aku memujimu
Terakhir, aku butuh padamu
Terakhir, aku cinta kamu
Terakhir, telah menodaimu
Terakhir, senjatakulah aku menodaimu
Paling terakhir, terus nodailah Dia..Dia..

Minggu, 3 Juni 07. Virus.

Iklan
Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s