Catatan Pertamaku

Posted: Mei 25, 2009 in CATHAR
Tag:,

Prolog..

Assalamualaikum wr.wb

Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah sang pemilik bumi dan langit. Sehingga pemilik agenda ini bisa menorehkan isi hatinya, yang sedang dibaca oleh para pembaca dimana pun berada.

Salam dan shalawat semoga tercurah kepada nabi terakhir Muhammad SAW, sahabat dan pengikutnya yang setia. Dan penulis tanpa disangka, dinyana sebelumnya, ternyata pengikut yang setia. Tapi Anda sendiri meragukan,bukan? Jujurlah pada hati Anda.

Di paragraf ke tiga ini, penulis hanya menyampaikan sekaligus memberitahu pada Anda, bahwa agenda ini bukan punya siapa-siapa, tapi kepemilikannya jelas”Cecep Hasanuddin”. “Virus” nama pena-nya. Sesuai dengan nama pena-nya, ia bisa merasuk kepada siapa pun, tanpa memandang kaya-miskin, tua-muda, cantik-ganteng. Bisa marah besar jika diusik, apalagi membaca lembaran-lembaran tulisan agendanya tanpa meminta”IZIN” empunya.

Terakhir, terimakasih telah meluangkan untuk membaca tulisan ini, meskipun dengan berat hati. Itulah Anda, selalu berfikiran NEGATIF. Wassalam

31 Mei 07

Borma

Suasana mendung menyelimuti kawasan Cipadung sore itu. Sore itu tepat hari kamis 24 Mei 2007 pukul 17.30. Aku langsung saja pergi ke Borma, pusat perbelanjaan. Kepergianku ke Borma sore itu memang telah kurencanakan sebelumnya. Tujuanku sama dengan orang-orang yang pergi ke Borma. Namun, tujuanku tidaklah besar seperti orang lain. Aku hanya sekedar membeli sesuatu, buat kebutuhanku. Dan masuklah aku ke Borma itu, terlihat orang-orang di sana. Ada yang sekedar jalan-jalan untuk melepas lelah, ada juga yang memborong segala jenis kebutuhan, terutama kebutuhan rumah tangga. Setelah berkeliling ke sana kemari, aku menuju tempat yang khusus menyediakan alat-alat tulis/kantor. Aku bingung, yang mana yang harus aku beli. Soalnya, selain bagus barangnya, mahal juga harganya. Ada 16.500, 10.900, dan 13.800. Pokoknya bervariasi,deh. Akhirnya kuputuskan memilih”agenda” ini yang harganya 13.800 rupiah. Aku memilih agenda bukan tanpa alasan. Cocok warnanya sesuai hatiku, itu kesan pertama. Dilihat dari ukurannya, pas menurutku. Tidak besar, tidak kecil. Dan sekali lagi, mantap, deh..

Kemudian aku menuju alat-alat kosmetik. Shampoo clear, pepsodent, lifeboy, citra rasa the, dan isolasi ban, itulah sasaranku. Dan itulah rencana awal yang kupikirkan sebelum ke Borma. Buku agenda, sabun, shampoo, citra, pepsodent, dan isolasi kini ada di tanganku sebelah kiri. Sengaja aku tidak pake keranjang, selain belanjaanku sedikit, tanganku masih berfungsi dengan baik. Alhamdulillah ya Tuhanku. Terus-menerus kalimat syukur terujar dari mulutku waktu itu.

Di tengah keramaian Borma, aku melirik jam tanganku yang berwarna hitam. Eh, ternyata sudah jam 18.15. Hatiku tenang, karena sebelum  Borma kumasuki, aku terlebih dulu salat Magrib. Coba bayangkan, seandainya aku belum salat Magrib kala itu. Alangkah ruginya aku, aku lebih mementingkan duniawi ketimbang ukhrawi. Tapi , Alhamdulilah Allah masih memberiku hidayah.

Pukul 18.15 itu, langkahku kuayunkan menuju kasir. Kasir adalah tempat pembayaran bagi pembeli. Waktu itu, terlihat samar olehku. Bahwa kasir itu seorang wanita.”Subhanallah” terucap dalam hatiku. Dikala mengntri itu, aku teringat pelajaran masa silam. Ucapkanlah”subhanallah” ketika melihat keindahan ciptaan-Nya. Dengan alasan melihat kasir itulah, ucapan”subhanallah” terucap dari hati diteruskan mulutku.

“Dua puluh Sembilan tiga ratus”, ucap kasir itu padaku. Kusodorkanlah uang pecahan 20 ribuan dan uang 10-an. Kemudian kasir membalas mengembalikan uang sisanya.

Di depan pintu gerbang Borma aku berdiri sejenak. Sambil mataku kuarahkan ke depan jalan. Ternyata sudah malam. Timur-tengahku berucap,”Cep, kamu harus makan!”. Dan memang sejak pagi sampai malam itu, “timur-tenghku” belum kuisi dengan butiran nasi. Langkahku kupercepat menuju sebuah warung nasi khas”Sunda” langgananku. Warung nasi itu berada di sekitar rimbunnya pohon-pohon bamboo. Makanya sering disebut”KEBON AWI”.

Dan ternyata, cerita ini bersambung pada edisi mendatang. Mohon maaf…

Tuan agenda ini menerima saran, kritik, atas tulisannya. Yang sifatnya membangun. Bisa melalui lisan dan tulisan. Atau punya pulsa, dengan sms ke no HP; 081320964607

Ini kutulis pagi ini, hari ini Sabtu 26 Mei 2007. VIRUS

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s